“Pria Kura-Kura” Ini Hidup Dalam Kesendirian Sampai Akhirnya Dokter Ini Datang ke Desanya
Didier seorang anak bocah laki-laki yang berusia 8 tahun
setiap harinya harus menggendong sebuah “tempurung”. Hal ini membutnya nampak
aneh di mata teman-temannya kemudian warga setempat menjulukinya sebagai “Pria
Kura-Kura”. Ejekan , cemoohan , dan cercaan yang di lontarkan oleh tetangganya
membuat didier semakin kesepian dan minder terhadap keadannya yang sekarang.
Sungguh malang nasih didier , dia dianggap sebagai pembawa
sial oleh penduduk desanya. Mereka khawatir k
Dokter mengungapkan bahwa ternyata Didier menderita kanker
melanosit yang sangat langka dengan perbandingan hanya 1:20.000. Ketika Didier
lahir kedunia , dokter memvonis bahwa ia tidak akan bisa bertahan hidup lama.
Namun , karena usaha dan kemauan dari ibunya , Didier mampu berusaha untuk
tetap tegar menghadapi cobaan hidup. Walaupun “tempurung” pada punggungya kian
hari kian membesar.
Rhodes adalah seorang dokter dermawan yang berasal dari
Inggirs , Ketika beliau mendengar kisah “ Didier Si Manusia Tempurung” ia
langsung terbang ke colombia dan mengajak Didier untuk melakukan operasi
pengangkatan tumor tempurung yang sudah 8 tahun bersamanya.
Sign up here with your email



ConversionConversion EmoticonEmoticon