Pemalsuan Kematian Bob Marley Pada Tahun 1981 Terungkap!!
Sesosok tubuh seorang tunawisma tua ditemukan di
belakang warung cepat saji di pusat kota Kingston, Jamaika. Tidak polisi tidak dapat mengidentifikasi sosok tersebut , satu-satunya harta yang dibawa orang tua tersebut adalah gambar dari Gedung Parlemen di London yang sudah memudar dan kaleng penyok yang mengandung
sejumlah kecil ganja dan gitar tua yang terkesan rusak.
Pria tersebut tidak dikenali sebab ia tidak mempunyai tanda pengenal , sampai akhirnya mereka pun memutuskan untuk pergi ke Jamaica’s National
DNA Database. Ketika hasilnya keluar, petugas tidak dapat mempercayai mata
mereka , ia mengatakan bahwa laki-laki itu merupakan mega bintang Bob Marley.
“Aku pikir itu lelucon. Rekanku berlari ke kantor,
mengayunkan secarik kertas. ‘Kamu tidak bakal percaya,’ katanya. Aku mengatakan
kepadanya untuk tenang dan membahas. Ketika dirinya mengatakan kepadaku, aku
tidak percaya,” kata Jacob Chambers, kepala petugas, terhadap now8news.com.
“Aku menatap hasil tersebut dengan mata yang lebar. Ini
kesalahan,” aku Jacob. Kenyataanya Bob Marley dianggap meninggal pada
tahun 1981 saat kembali ke Jamaika dari Jerman. Tapi apabila begitu, mengapa
tubuh rentanya terbaring di kamar mayat pusat kota Jamaika?
Satu penjelasan pun timbul di benak Jacob. “Aku menyimpulkan
kalau seseorang sedang melontarkan gurauan dan mengatakan terhadap asistenku
untuk melabeli tubuh itu dengan ‘orang tidak dikenal.’ Ini berarti ia bisa dikremasi oleh petugas dan kematian diajukan sebagai seorang laki-laki usia
60-an akhir sampai 70-an awal, tanpa nama. Kemudian hal-hal menjadi aneh.”
Sore itu, kantor dikunjungi oleh orang-orang dengan kacamata
hitam dan mengenakan jas seperti agen Men In Black :D tetapi mereka menyebut diri mereka sebagai pejabat pemerintah.
Mereka menegaskan kalau tubuh itu terbukti Bob Marley. Bob Marley sudah
memalsukan kematiannya pada tahun 1981, dirinya bosan dengan semua perhatian
media dan hanya ingin memulai hidup baru dengan menjadi pengamen jalanan
di Jamaika. Pemerintah Jamaika pun mengikuti rencana Bob Marley mengingat
mereka bakal menerima royalti dari album Exodus-nya.
Jacob Chambers pun menegaskan kalau pejabat pemerintah
tersebut memindahkan tubuh Bob Marley dan hasil DNA-nya dan laporan
kematiannya. Mereka berangkat dengan suatu
peringatan bagi Jacob dan stafnya untuk masih diam alias mereka bakal
menghadapi konsekuensi serius.
Ingat para netter! kamu sedang berada di [hoax ATAU fakta] , belum tentu artikel ini benar dan belum tentu artikel ini sepenuhnya salah. Jadi silahkan di filter sendiri yaaa :V
Jangan lupa dibookmarks atau klik ctrl+D yaa :D
terimakasih
source : now8news.com
Sign up here with your email



2 komentar
Write komentarNjirr dilema gue :v
Replyhahaha gitu aja delima bro :V ,
Replygua juga rada bingung nih , tp yaa tau sendiri kan gimana di dunia ini ? :P
thanks for the comment
ConversionConversion EmoticonEmoticon